Fakta –fakta tentang model promosi yang efektif

Promosi yang efektif

Dalam dunia usaha promosi adalah salah satu kegiatan yang harus dilakukan oleh pelaku usaha agar usaha nya dikenal orang sehingga bisa maju dan sukses. Yang dimaksud dari maju ini adalah usaha atau bisnis nya dikenal orang – orang.

Ada beberapa cara agar orang mengenali bisnis kita sehingga mereka mau menjalin kontak bisnis. Dalam tulisan ini saya akan mengangkat topik mengenai promosi untuk usaha dibidang pendidikan. Yang paling mudah dikenali adalah usaha sekolah TK dan playgrup.

Ada dua cara mudah mempromosikan bisnis sekolah TK kepada masyarakat luas, yang pertama dengan sistim penjualan langsung atau kompetisi produk, dan yang ke dua adalah dengan membangun brand atau citra.

Mari kita bahas satu persatu dari kedua cara tersebut, baik dalam hal cara melakukan promosi nya, hasilnya, dan konsekwensinya.

artikel lain;

 

Penjualan langsung atau kompetisi produk

Contoh model ini bisa sering kita lihat jika kita melihat sederetan toko – toko di sepanjang jalan dimana masing – masing toko mempromosikan barang dagangannya tanpa peduli lagi dengan merek toko nya. Berlomba menyodorkan barang entah dengan iming – iming harga murah atau aneka ragam model barang dan promosinya sebagai penarik perhatiannya. Discount dan service ditambahkan dalam promosinya.

Dalam perkembangan selanjutnya, para pelaku usaha menggunakan brosur dan banner untuk menjangkau pasar yang lebih jauh lagi. Ini dilakukan dengan menyebarkan brosur dan memasang banner dimana – mana termasuk di gantung di pohon. Dalam brosur dan banner itu dipasanglah produk – produk atau jasa yang dijual atau ditawarkan, mirip dengan barang – barang atau produk yang dipasang di etalase toko

Jadi dalam hal ini consumen akan terbujuk membeli karena ditawarkan bahkan hampir bukan karena butuh , dan selanjutnya mereka lupa dengan siapa penjualnya. Dalam hal mempromosikan sekolah TK cara ini tentu tidak bisa diterapkan karena walaupun calon konsumen tertarik tapi untuk mendaftar masuk sekolah tersebut tetap harus menunggu saatnya tiba untuk si anak masuk sekolah.

Membangun brand

Cara menjual dengan cara membangun image akan merek menciptakan brand tersendiri dalam bayangan consumen akan suatu nama sekolah yang unik. Memang tidak akan terjadi penjualan seketika pada saat itu, tapi nama brand nya sudah tertanam walaupun sekilas. Tinggal menunngu pemicu lagi , misal sekali lagi saja mendengar nama brand itu disebut atau terbaca disuatu tempat maka itu sudah bisa menjadi pemicu yang lebih meyakinkan.

Akan dengan sendirinya terjadi transaksi manakala calon konsumen pada waktunya membutuhkan. Variasi dari produk brand tersebut tidak sulit untuk diterima. Brand image dengan turunannya yang sudah dibangun dengan sendirinya akan akrab dengan bayangan si konsumen.

Berpromosi dengan membangun brand tidak menghasilkan efek seketika biasanya, tapi memberikan kesan yang berjangka lama. Dengan cara ini promosi tidak menggunakan ribuan lembar brosur dan banyak banner yang harus disebar dan dipasang, tapi salah satu cara nya adalah menggunakan souvenir atau cendera mata.

Souvenir yang berbentuk barang ini diusahakan yang berguna dan hampir selalu digunakan sehari – hari nya, misal : topi, kaos, gantungan kunci, pen, tas, jaket, atau stiker.

Mana yang bagus, brosur atau souvenir

Jika dibandingkan dengan pembagian brosur – brosur yang dilihat sekilas lalu dibuang atau ditinggal, tentunya topi misalnya jika diberikan akan dipergunakan oleh si penerima dengan senang hati. Topi yang berstiker merk dagang kita tentunya akan beredar kemana – mana dan dilihat oleh orang – orang lain yang berpapasan dengan nya.

Kalau dihitung biaya memang perlembar brosur sangat murah dibandingkan dengan sebuah souvenir, tapi ratio nya mungkin 100 lembar berbanding 1 yang efektif. Sedangkan souveir bisa memberikan efek yang berulang sampai barangnya rusak.

Orang akan memilih sekolah untuk anaknya pada saatnya, dan pada saatnya nanti itulah terlihat mana jenis promosi yang lebih mengena. Jika orang itu pernah melihat brosur yang kita bagikan dulu, mungkin pada waktu yang dibutuhkan dia sudah lupa apa nama sekolah, lupa ditaruh dimana brosur nya, sebagai akibatnya dia akan bertanya – tanya kepada kenalannya dan mencari informasi baru dimana sekolah yang cocok dengan anaknya. Tapi jika dia pernah melihat brand sekolah kita beberapa kali karena sering nya dia melihat souvenir yang berseliweran, tentu yang pertama dia ingin tahu lebih dalam adalah nama brand yang dia ketahui.

Nama brand yang sering terbaca lebih memberi jaminan kepada pembacanya akan konsistensi dan jaminan mutu nya dari nama tersebut, daripada nama yang bahkan baru sekali terdengar yang masih mereka ragukan kwalitasnya. Karena logisnya nama brand yang terlanjur terkenal membawa konsekwensi bagi pemilik nama brand untuk mempertahankan kwalitas nya.

This entry was posted in Peluang Bisnis and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *