Peluang usaha modal kecil 08787 024 7579

Cara dapat uang

Semua orang dapat memperoleh uang, banyak peluang usaha maupun wirausaha, bisa karena bekerja ataupun karena menjual sesuatu sebagai imbalan nya. Tapi kalau mau lebih teliti dan jelas kita semua mendapat uang karena kita memberi sesuatu atau menjual sesuatu.

Kalau kita pedagang artinya kita menjual barang dan mendapat selisih harganya, sedangkan kalau kita bekerja kita menjual waktu dan tenaga kita sebagai imbalannya.

Demikian juga kalau kita sebagai konsultan kita menjual gagasan, pemikiran, dan hasil kerja penelitian kita sebagai barang jualannya. Jadi pada prinsipnya kita mendapat uang dengan cara yang benar dan halal sebagai hasil kita menjual sesuatu. Tanpa ada sesuatu yang bisa kita berikan atau pertukarkan kita tidak dapat uang.

Ide dan inspirasi bisnis

Sebagai ide bisnis, kita ambil contoh sebuah perusahaan yang memproduksi mie instan merek A disebuah kawasan industri di luar kota Bogor. Misal pabrik A membuat satu juta bungkus mie dalam sehari dan akan produksi terus menerus dalam sebulan hasilnya 30 juta bungkus dan akan terus bertambah karena produksi nya setiap hari. Jadi pabrik A harus bisa menjual atau mengedarkan 1 juta bungkus setiap hari jadi dengan kata lain produk itu harus bisa sampai ditangan konsumen dengan cepat dan mudah. Bagaimana caranya yang mudah dan efektif?

Pertama – tama pabrik A akan mengangkat 10 distributor yang bertugas menyalurkan produk tersebut, yang masing – masing mendapat tugas menyalurkan 100.000 bungkus. Ke 10 distributor ini misalnya ada yang berkedudukan di Cibinong, Depok, atau kota Bogor.  Dan ada juga yang bertempat di Cipanas, Cisarua, dan Sukabumi. Sisanya mungkin di Parung, Leuwiliang, Jasinga, dan Ciawi. Apakah distributor di masing – masing lokasi itu sanggup mengedarkannya sendiri? Mungkin masih sulit. Maka dari itu sang distributor akan mencari 100 toko dipasar – pasar sebagai grosir dengan target masing – masing bisa menjual 1.000 bungkus.

Seperti kita tahu kalau sebuah toko grosir pasti mempunyai lebih dari 10 warung langganan dan kalau masing – masing warung langganan nya bisa menjual 100 bungkus mie setiap hari maka terseraplah hasil produksi pabrik A oleh pasar. Dan kita tahu bahwa 100 bungkus itu setara dengan 2½ karton mie dan toko-toko pengecer tidak kesulitan hanya menjual sebanyak itu.

Jadi kira – kira ringkasannya sbb:

1 pabrik A mempunyai 10 distributor @ 100 grosir @ 10 pengecer @ 100 bungkus/hari = 1.000.000 bungkus/hari

Jika pabrik A mempunyai karyawan 1.000 orang, distributor 10 @ 40 orang = 400 orang, grosir 100 @ 20 orang = 200 orang, pengecer 10 @ 5 orang = 50 orang, jadi total ada 1.650 orang yang terlibat dalam mata rantai distribusi dan penjualan baranag ini.

Dari uraian diatas ada beberapa kesimpulan dapat kita kumpulkan :

Produsen A menggunakan sistim penjualan berjenjang atau bertingkat atau sistim banyak level atau multi level marketing (MLM). Demikian juga dengan banyak produsen lain yang menggunakan teknik serupa dan menggunakan sistim bisnis MLM tanpa disadarinya.

Jika anda sekarang ini sedang bekerja pada orang lain ataupun sedang melakukan usaha, hampir pasti anda adalah satu mata rantai kecil di dalam rantai besar MLM tersebut. Apakah anda ada di bagian akunting, administrasi gudang, salesman, atau bahkan manager apapun di salah satu perusahaan dalam rantai distribusi tsb.

Jadi kalau memang begitu yang terjadi dalam teknik marketing atau penjualan sekarang ini maka ada baiknya juga jika kita langsung mempelajari teknik – teknik yang diajarkan dalam panduan bisnis multi level marketing. Mungkin ini berguna sebagai ide dan inspirasi bisnis yang bisa dijalankan sebagai peluang bisnis mlm.

This entry was posted in Bisnis Online and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *